Perbedaan domain dan website beda fungsi

Apa sebenarnya perbedaan utama antara website dengan domain, bukankah keduanya sama tak ada yang beda? Bagi sebagian orang domain dan website dianggap sama, padahal sebenarnya sangat berbeda dengan prinsip prinsip penting yang sepatutnya diketahui. Setidaknya dengan mengetahui sedikit maka anda akan memperoleh 4 manfaat utama berikut ini :

# Anda akan lebih memperhatikan keamanan domain yang anda miliki. Banyak orang tidak memberi titik tekan pada point ini, padahal kepemilikan domain adalah kunci awal untuk meraih kesuksesan yang lebih baik di internet. Domain itu mirip dengan brand/merk unik, anda harus membesarkan dan melindungi brand tersebut dari segala tindak kejahatan yang bisa terjadi di waktu lain.

# Anda tak akan gegabah dalam memilih registrar/penyedia domain, sebab anda menyadari bahwa nama domain adalah segalanya, yang harus tetap dipertahankan selama hal itu sudah sesuai dengan visi dan misi jangka panjang yang anda impikan.

# Anda akan lebih bijak dalam memilih perusahaan hosting supaya website tetap bisa online. Ketika perusahaan bermasalah maka hal itu bisa diatasi dengan memindahkan domain anda atau mengarahkan domain anda pada perusahaan lain yang lebih terpercaya dan servernya stabil.

# Anda tak akan pernah takut ketika website mengalami down atau error. Sebab anda sudah belajar untuk membuat back up atau data cadangan yang disimpan secara terpisah pada perangkat yang aman. Namun masalah bisa sangat serius ketika kepemilikan domain anda tidak jelas, anda bukan hanya kehilangan website, namun juga domain /brand unik yang anda miliki.

Oke, kita lanjutkan ke perbedaan domain dan website dengan melihat sisi keunggulan dan kelemahan masing masing. Domain belum bisa disebut sebagi website ketika domain tersebut baru dibeli dan belum dihubungkan dengan server web hosting.

Dengan kata lain website adalah nama domain yang sudah terhubung dengan suatu server yang dipakai oleh perusahaan atau penyedia jasa web hosting melalui cara tertentu. Pada perkembangannya, website pun berubah menjadi media yang penuh dengan berbagai jenis file.

Orang yang akan menonton video maka pada dasarnya ia sedang membuka file video yang disimpan pada perusahaan hosting. Pengunjung website yang sedang membaca berita atau artikel sebenarnya mirip dengan orang yang sedang membuka file di komputernya sendiri. Karena file itu telah dititipkan/disimpan pada layanan penitipan file ( web hosting ) maka file itu hanya bisa dibuka manakala mereka sudah tersambung dengan internet.

Bagaimana kalau mereka tiba tiba terputus sambungan internetnya? Website yang sedang dikunjungi secara otomatis akan terhenti atau tak bisa diakses. Sebab prinsip utamanya adalah mereka harus mengakses alamat IP public dan IP seperti ini terkait erat dengan akses jaringan dengan data center tertentu. Untuk situs web yang ada di Indonesia sebagian memakai data center yang ada di Indonesia dan sebagian lagi memakai data center manca negara.

Pada kasus yang lain , website pun bisa tiba tiba down atau error akibat salah konfigurasi. Mungkin pemilik “domain” melakukan kesalahan pada saat mengelola domainnya atau sebaliknya server hosting yang dipakai sedang dalam perbaikan. Atau website juga bisa gagal diakses ketika IP yang digunakan diblokir oleh pihak tertentu karena mengandung unsur unsur yang kurang etis sesuai kebijakan suatu negara.

Problem lainnya saat website gagal dikunjungi padahal awalnya oke oke saja itu bisa karena website itu kehabisan bandwidth, sehingga secara otomatis perusahaan hosting menerapkan kebijakan lain dengan melakukan penangguhan sementara waktu.

Atau lebih buruknya lagi kalau perusahaan hosting bermasalah dengan mengabaikan hak hak pelanggannnya. Dalam keadaan demikian biasanya para pemilik domain akan memindahkan hostingnya ke tempat yang lebih kredibel. Mereka bisa pindah kapanpun tanpa perlu meminta ijin pada penyedia hosting sebelumnya.

Dari gambaran sederhana di atas maka sangat jelas bagaimana posisi perbedaan domain dengan website. Domain harus anda pikirkan dulu dan diberi titik tekan yang lebih tinggi dibandingkan dengan masa depan website. Karena domain itu berdiri sendiri , sementara website terpengaruh oleh web hosting yang digunakan.

Pesan penting untuk hal ini adalah selalu amankan domain anda karena domain nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan popularitas website. Website yang populer bisa pindah atau jadi milik orang lain, karena mereka lupa tak memperpanjang sewa domain pada periode berjalan. Terima kasih atas kunjungan anda.