Data center adalah pusat data virtual terintegrasi

Data center adalah pusat data yang dibangun dengan infrastruktur fisik dan berjalan secara virtual dengan beberapa tujuan dan kepentingan. Secara umum data center dipakai oleh perusahaan yang secara langsung terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi perusahaan (IT)

Data center juga bisa diartikan sebagai sistem canggih yang berjalan melalui koneksi jaringan dengan untuk menyimpan,mengolah dan melayanani permintaan data dalam jumlah besar yang dipetak petak menjadi beberapa bagian. Dimana bagian yang sudah dipetak petak itu adalah sekumpulan server virtual , yang bisa dipakai sebagai tempat penyimpanan data oleh perusahaan atau pengguna data center tersebut.

Agar pemahaman kita mengenai data center tidak kabur maka mari kita kembalikan kembali konsentrasi pikiran yang buyar dengan menyamakan data center sebagai satu buah komputer yang utuh.

Bayangkan bahwa data center itu adalah sebuah rumah besar yang berfungsi seperti komputer.Rumah ini demikian istimewa, karena hampir semua perusahaan menitipkan data datanya disini. Makanya rumah pun selalu terawat ,dijaga oleh satuan pengamanan khusus agar tak bisa dicuri oleh maling atau pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.

Maka berbagai fasilitas mewah pun terdapat pada rumah ini, lengkap dengan pendingin ruangan, alat alat pengintai dan kamar kamar yang terjaga kebersihannya dari segala jenis debu. Rumah ini membutuhkan banyak ahli, ada yang berperan sebagai pengawas gerbang depan, ada yang berada di dapur dan ada pula yang selalu mengontrol baik dari jarak jauh maupun dari radius dekat.

Orang pun memahami bahwa tidak sembarang orang bisa menyimpan data datanya di rumah itu. Mereka yang ingin menitipkan data atau menyewa salah satu rak almari yang terdapat di rumah tersebut akan dikenakan biaya yang cukup besar.Oleh karena itu, dari sekian juta orang yang mendiami suatu negara maka mungkin tak ada satu persen yang menyewa rak penyimpanan data secara langsung di rumah besar itu ( data center).

Mungkin anda pun bisa mempertajam pengetahuan akan data center ini dengan membayangkan keberadaan Markas Kepolisian suatu negara. Sebut saja Mabes Polri untuk di Indonesia atau Pusat Keamanan Pentagon yang terkenal sangat ketat di Amerika Serikat.

Sebab secara historis, data center memang sangat lekat dengan kebutuhan dunia militer akan informasi yang akurat sebagai pengguna internet yang ingin selalu bisa mendapatkan akurasi data saat mereka browsing atau ingin supaya data data pribadinya tak pernah disebarkan oleh pihak lain.

Data center kemudian menjadi sangat populer setelah internet booming di berbagai negara, sebagaimana yang juga terjadi di Indonesia. Kalau dulu mungkin hanya kalangan tertentu yang mengerti akan alur kerja dari data center, maka kini orang biasanya pun sudah punya gambaran yang lebih baik dibanding sebelumnya.

Ini tidak lepas dari gaya hidup yang berubah. Orang sudah lebih banyak terhubung secara online di dunia digital, mereka sudah mengenal website, mengenal masalah hosting, mengerti gambaran mengenai server dan sebagian lagi mendirikan usaha yang melibatkan dukungan teknologi informasi.

Lalu bagaimana untungnya bagi anda dan mengapa anda juga perlu mengerti akan data center? Bagi peselancar di dunia maya maka anda termasuk kalangan konsumen yang memakai data atau informasi yang disajikan oleh orang lain. Informasi itu berasal dari suatu sumber berupa file , konten dan lain sebagainya.

File atau konten yang anda nikmati itu bisa diakses secara online lewat website karena file tersebut diletakkan pada suatu server hosting dari perusahaan tertentu. Sementara agar perusahaan hosting ini bisa beroperasi maka mereka membutuhkan dukungan tempat yang bernama data center. Itulah sisi penting yang kita peroleh setelah memahami data center .

Terus apakah ada perbedaan antara data center Indonesia dengan data center manca negara? Ada, namun secara umum punya alur kerja yang sama. Data center Indonesia berarti pusat data tersebut berada di Indonesia. Data center USA atau server USA berarti lokasi mereka ada di Amerika Serikat.

Lalu bagaimana agar data center itu bisa terus beroperasi? Banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah teknologi komunikasi , provider seluler, jaringan dan sistem yang komplek hingga melibatkan satelit. Satelit sendiri ada yang dibuat sendiri oleh suatu negara dan ada pula negara yang memakai dengan status sewa dalam jangka tertentu.

Mungkin ini yang bisa admin sampaikan, kalau anda masih penasaran maka jangan sungkan bertanya kepada yang lebih ahli ya. Terima kasih atas kunjungan anda, semoga bermanfaat.